·
Rokok adalah silinder dari keras berukuran panjang
antara 70-120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm
yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah.
- Rokok filter
- Rokok tidak berfilter
- Filter pada rokok terbuat dari bahan busa serabut sintetis yang berfungi menyaring nikotin.
Zat yang Terkandung dalam Rokok
• Nikotin,
gas karbon monoksida, nitrogen oksida, hidrogen sianida, amoniak, akrolein,
asetilen, benzaldehid, urethan, benmzen, metanol, kumarin, 4-etilkatekol,
ortrokresol dan perylene adalah sebagian dari beribu-ribu zat di dalam rokok.
• Tar
dalam asap rokok juga memperbesar peluang terjadinya radang gusi, yaitu
penyakit gusi yang sering terjadi yang disebabkan oleh plak bakteri dan faktor
lain yang dapat menyebabkan bertumpuknya plak di sekitar gusi
• Nikotin
berperan dalam memulai terjadinya penyakit jaringan pendukung gigi karena
nikotin dapat diserap oleh jaringan lunak rongga mulut termasuk gusi melalui
aliran darah dan perlekatan gusi pada permukaan gigi dan akar.
• CO
merusak dinding arteri yang pada akhirnya dapat menyebabkan atherosklerosis dan
penyakit jantung koroner. CO juga merusak bayi dalam kandungan.
• Komponen
gas asap rokok adalah CO, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida,
formaldehid. Partikelnya berupa tar, nikotin, indol, karbarzol, dan kresol. Zat
ini beracun, mengiritasi dan menimbulkan kanker.
Bagaimana Dampak
Rokok Terhadap Kesehatan???
Merokok dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan, antara
lain:
• Impotensi
• Penyakit
paru-paru meliputi :
– Kanker
paru
– Bronkitis
kronis
– Anfisema
– Neumonia
– Diabetes mellitus
– Kebutaan
• Kanker
ginjal
• PJK
(penyakit jantung koroner) dan stroke
• Kerontokan
rambut
• Penyakit
pada mulut, laring dan esofagus
• Kanker
payudara
• Kanker
kandung kemih
• Kanker
serviks
• kanker
pencernaan
• Aterosklerosis
• Penyakit
paru obstruktif kronis
• Gangguan
pada ibu hamil (keguguran janin, kematian janin, perdarahan dari uri(abruption
placenta), berat badan berkurang 20-30%)
• Gangguan
pada janin : merokok selama kehamilan menyebabkan pertumbuhan janin lambat dan
dapat meningkatkan resiko BBLR.
• Gangguan
pada Bayi : masalah dan penyakit pernafasan, menganggu perkembangan kecerdasan,
kanker otak, cepat lelah, sindrom kematian secara mendadak.
Siapakah yang disebut sebagai Perokok Pasif??
• Perokok pasif merupakan seorang
penghirup asap rokok dari orang yang sedang merokok. Akibatnya lebih berbahaya
dibandingkan perokok aktif. Bahkan bahaya yang harus ditanggung perokok pasif
tiga kali lipat dari bahaya perokok aktif.
• Zat yang
terkandung dalam asap rokok yang dihisap perokok pasif adalah : 2 kali lebih
banyak nikotin, 5 kali lebih banyak karbon monoksida, 3 kali lebih banyak tar,
50 kali lebih zat kimia yang berbahaya bagi kesehatan.
Penyakit-penyakit
yang dapat timbul karena menjadi perokok pasif, diantaranya :
• Meningkatkan
risiko kanker paru-paru dan penyakit jantung
• Pada
janin, bayi dan anak-anak mempunyai risiko yang lebih besar untuk menderita
kejadian berat badan lahir rendah, bronchitis dan pneumonia, infeksi rongga
telinga dan asthma.
• Masalah
pernafasan termasuk radang paru-paru dan bronkitis, Bersin, batuk-batuk, dan
Sakit kerongkongan
• Sakit
atau pedih mata
• Sakit
kepala
Pada
orang dewasa:
• Efek
terhadap Otak dan Kejiwaan, Stroke
• Rambut
berbau tidak sedap
• Mata
berair, kebutaan
• Iritasi
hidung
• Kanker paru,
Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), Asthma, Emphysema
• Pada
wanita hamil; Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR), keguguran spontan, lahir mati,
komplikasi saat melahirkan.
Pada Anak-anak:
• Rambut
berbau tidak sedap
• Berhubungan
dengan tumor otak, yang berefek jangka panjang, dan berpengaruh terhadap
kejiwaan
• Mata
berair, kebutaan
• Otitis
Media Kronik
• Pneumonia,
Asthma, gejala saluran pernafasan kronik, dan penurunan fungsi paru
• Menurunnya
penyerapan oksigen
• Berhubungan
dengan limfoma (kanker kelenjar getah bening)
Kerugian Ekonomi
Akibat Rokok
Dalam kaitan dengan konsumsi produk tembakau, kerugian
ekonomis dihitung dari belanja mubadzir, yaitu belanja rokok yang tidak
memberikan mantaaf bagi tubuh kecuali ilusi dan kenikmatan semu. Merokok justru
menjadikan tubuh beresiko terserang berbagai penyakit yang membuat kita harus
mengeluarkan uang untuk berobat Uang yang dihabiskan untuk biaya membeli rokok
dan berobat merupakan kerugian ekonomis merokok secara langsung. Selanjutkan
ketika kita sakit akibat merokok dan tidak dapat bekerja, hal ini disebut
dengan kerugian ekonomis secara tidak langsung.
• Kerugian
ekonomi akibat rokok pada individu dan keluarga adalah pengeluaran kebutuhan
bertambah, sehingga dapat mengurangi kuantitas dan kualitas kebutuhan rokok
yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan keluarga khususnya dalam pemenuhan
gizi keluarga akibat daya beli pangan yang rendah, misalnya pada keluarga
dengan kepala keluarga bapak aktif, maka jumlah penghasilan yang diperoleh
berkurang untuk membeli rokok.
• Selain
itu dalam rumah tangga mengeluarkan biaya yang lebih banyak untuk membeli rokok
sehingga kebutuhan lainnya terkalahkan, misalkan untuk biaya pendidikan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar