Selasa, 21 Desember 2021

Utk orang baik

Janji adalah hutang, tak bisa diganti dg janji baru. Kalau kau janjikan manisnya madu, tpi kau beri manisnya susu kental manis tentu tak sama rasanya. Berdalih telah memberi yg sama manisnya, tapi itu tetap berbeda.
10 tahun lalu..aku mengenal orang yg sungguh luar biasa baik budinya, mas W namanya. Orang baik, tutur katanya baik, jg kepintarannya yg berujung sukses dalam karir. Q pernah berkata padanya akan meminjamkan tanganku agar dia bisa bertepuk bersamaku, tpi itu bukan janji. Aku hanya ingin meluahkan rasa saat itu.
Seiring berjalannya waktu aku merasa takut,.takut tidak bisa membahagiakannya,.takut tak sesempurna kebaikannya,.n langkah 'bodoh' ku ambil, melepaskannya. Dan mungkin itu menyakitinya, aku minta maaf teramat sangat ya mas. Terimakasih telah memberiku kebahagiaan d masa lalu, terimakasih telah banyak membantuku dari tugas2 kuliah sampe tugas akhir, menemaniku jalan2, terimakasih utk semuanya.
Mas W, jika suatu hari kau baca tulisan d blogku ini..aku cuma ingin kau tau keputusanku dulu ku ambil bukan utk menyakitimu, tpi agar kau dipertemukn dg yg jauh lebih baik segalanya dariku. Aku cuma orang biasa, sekarangpun begitu.
Tau gk mas, aku tidak pernah benar-benar memulai hubungan baru karena menunggumu bahagia. Ya, setelah kmu menikah d sept 2015, aku baru berani mengenal cinta yg baru di januari 2016, setelah memastikan kau telah bahagia, dan aku tidak lagi merasa berdosa menyakiti hatimu yg baik itu.
Aku lega, sesekali melihat kebahagiaanmu bersama istri dan 2 putra putrimu, oh ya akupun sekarang punya 2 anak yg lucu-lucu.
Suatu hari nanti saat bertemu, semoga keadaan jauh lebih baik, kita bisa saling bertegur sapa, mengenalkan keluarga kita yg sama-sama sudah bahagia. Jika kita tak berjodoh karena ketakutanku dan kebodohanku sendiri, akan ku didik anak-anakku dg baik agar bisa sejajar dg anak-anak keturunanmu yg pasti baik budi n akhlaknya, mungkin kita bisa jdi keluarga dg jalur 'besanan' hehehe.
Sehat2 selalu ya..doa baikku utkmu n kluargamu selalu.

Senin, 20 Desember 2021

Seni sebuah maaf

Hari ini aku melepas maaf setelah 11 tahun, utk si mantan terlama. Ku pikir tak perlu lagi menaruh dendam, jaman sudah berubah, diri makin dewasa..bumipun makin tua dg banyak bencana.
Sedari dulu ia acapkali menghubungi lewat brbagai cara utk meminta maaf, chat d hp dan jg medsos yg berujung blokir dariku.
Hari ini aku katakan padanya, "aku terima maafmu, semoga kelak kita bertemu kita sudah sama2 bahagia, kau dg pasanganmu dan aku dg pasanganku". Diapun mengucap terimakasih yg beriring doa baik.
Hatiku jadi lebih damai, mungkin ini yg namanya seni memaafkan..ada ketenangan d dalamnya.
Melapangkan hati setelah sekian lama, aku bangga pada diriku sendiri kini.

Minggu, 19 Desember 2021

Anak Hebatku

Nian-ku..si simbol kekuatan diri. Sedari dalam kandungan membersamai menahan uji. Penyeimbang agar tak semerana layangan putus, hilang arah tak ada arti. Pun saat terlahir masih harus ikut mencecapi ribuan kalut. Terimakasih menuntun mami utk menjadi lebih sabar dan 'nriman' jg meluaskan dada atas segala maaf utk jutaan khilaf yg dulu mungkin tak bisa diterima oleh hati.
Terimakasih sudah hadir dan tumbuh dg sehat kecintaan mami..kecintaan mas ino..eyang kung n eyanh uti, jg seluruh keluarga tentunya. Love you more and more.

#3months#bayi sehatku😊

Nasehat baik dari orang baik

Beberapa waktu lalu ada yg pasang kolom pertanyaan d igS-nya ttg apa arti menikah, iseng ku ikut isi meskipun tak begitu mengenal di empunya medsos, "komitmen utk hidup bersama selamanya".
Dan damn..saat q mencari-cari alasan kenapa harus bertahan, memaafkn dan meneruskan perjalanan utk berjuangn dalam 'ibadah terpanjang' dalam kehidupan ini, jawabanku itu menjadi 'jawabanku'. Saat membaca ayat suci hati masih gundah, saat dzikir tak begitu menentramkan hati, bimbang bagaimana memulai semua untuk memberi maaf, aku lari pada rabbku..lewat sahabat. Sepandai agama yg dia punya, q percaya setiap katanya karena pasti berdasar pada Ilahi rabbi.
Aku bertanya bagaimana caranya ikhlas memaafkan karena beberapa waktu lalu sedang diuji dg sakit hati yg luar biasa. Lisan sudah bisa bilang memaafkn tpi hati masih saja panas. Ingin benar2 ikhlas biar gk jadi beban diri tpi masih panas d hati. Dan itu sangat menyiksaku.
Dengan bijak ia menjawab: kekuatan nya pada ikhtiar, pasrah sm doa..
Lebih fokus pd pembersihan hati sendiri, mbagusi prasangka dan berusaha memupuk yaqin, husnudzon sllu (prasangka baik, Allah akan mnjadikan baik), memang berat ikhlas itu, tp harus belajari terus. Kalaupun ada mulai timbul panasnya hati memang manusiawi, harus cepat sadar bahwa tak boleh kalah sama setan yg suka menggelitik utk membolak balikkan hati
🥺🥺
Ujian manusia memang brbeda2, harus kuat, karena Gusti Allah yakin kita melewati ini, bisa memaafkan..
Semuanya akan terluluhkan dengan doa.. termasuk melupakan yg tak baik, memulailah menerima dg hati yg lapang..
Kita ga bisa menuntut org lain.. Namun kita bisa melatih hati kita, karena hidup memang utk berjuang.. Cobaan bisa datang dr mana saja.. Mungkin ini pilihan Gusti Allah sebagai jalan tirakat kita
Apalagi dg posisi sebagai wanita, ibu..
Segala tidak nyaman kita, sebisa mungkin dijadikan jalan nirakati anak2 kita
Menjadi jembatan kebahagian2 yg jauh lebih mbarokahi ke depannya
Miturut dawuh sesepuh, wanita harus jembar manah e ( hatinya)."
Aku berbalas pesan baik padanya "Seseorang tak akan diuji diluar batas kemampuannya, dan tentu aku yakin diantara kesalahan pasangan tentu aku turut andil di dalamnya, akupun sebagai manusia tak luput dari dosa dan khilaf, meski aku tak tau dimana salahku"
Dia pun balas : "Betul..Konon dalam berumah tangga harus rebutan merasa salah.. Semoga dibukakan hatinya agar kembali bersama2 berjuang sakinah mawaddah rohmah maslahah dan barokah..Semoga Allah selalu melindungimu dan keluarga dari segala fitnah ibadah terlama kita (berumah tangga)..
Gusti Allah mboten sare, pasti ada hikmah.. Hanya kita yg sering tertidur, bahwa semakin tinggi pohon, angin makin kencang.. Yg perlu kita kuatkan akarnya.. akar dlm hidup manusia salah satunya mendekati yg menciptakan akar Gusti Allah, dr sholat kita, ngaji, wirid, dan segala ibadah ukhrowi kita perlahan kita perbaiki insyallah kehidupan duniawi kita akan ngetutaken baik".

"... dan orang-orang yang dapat menahan meluapnya kemarahan dan yang suka memaafkan orang lain dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik." (Ali Imran: 134)

"Balasan perbuatan jahat adalah kejahatan yang seimbang dengannya. Barangsiapa yang memaafkan dan berlaku damai, pahalanya "ada di tangan Allah". (As Syuraa: 40)

Memiliki sahabat baik sepertinya adalah bentuk nikmat dariNya yg terus aku syukuri hingga detik ini, terimakasih sudah selalu ada walau raga sudah lama tak jumpa. Semoga kebaikanmu akan selalu terpupuk dan kembali sebagai ladang amalmu.


Dariku yg bangga memilikimu sbg sahabat😊

Utk Sahabat KepompongKu

SELAMAT ULANGTAHUN SAHABAT

Sahabatku yg satu ini best of the best, yg membersamaiku tumbuh. Dari setiap tahapan sekolah selalu pernah sekelas. Dulu d SMP kami ada yg namanya kelas unggulan yg didomimasi siswa perempuan n beberapa siswa laki-laki yg itu-itu aja, tpi saat masuk kelas 3 tiba-tiba dia bisa bergabung dg kelas kami, tentu karena kefasihannya dalam berbahasa inggris. SMA, semester II kala itu, ada perombakan susunan kelas, aku yg saat semester I tidak sekelas dengannya jadi bareng lagi. Dan ter-amazing, kami mengambil jurusan berbeda, aku kesehatan masyarakat, dia agribisnis..tapi ternyata kami mengambil mata kuliah umum (kewarganegaraan) yg sama, dg jadwal yg sama, kelas yg sama.hahhaa
Saat itu jadwal kuliah dimulai..q sudah duduk dibangku kuliah menunggu datangnya dosen, tiba-tiba muncul 3 laki-laki salahsatunya si sahabat ini. Terkejutlah aku.
Aku: "Loh ngapain masuk sini"
Dia: "Kelasku ini"
Aku: "Duh waleeh"
Dia: "Waleh..waleh"
Kita saking tatap dan ngakak bareng. Saking seringnya bareng sampe bosen, tapi kita selalu bersama. Segitunya Allah menakdirkan dia utk selalu jdi partnerku. Sahabat yg tak selalu bersua tapi selalu ada di saat-saat bahagia hingga tersulitku.
SELAMAT ULANGTAHUN YA SAHABAT..Semoga setelah ini bisa bertemu jodoh terbaikmu (dan seperti janjimu, aku akan jadi orang pertama yg akan tau klo kmu akan menikah) ku tunggu kabar baikmu selalu. Terimakasih sudah menjadi sahabat sekaligus kakak yg baik untukku selama ini. Kamu adalah salah satu orang yg aku syukuri bisa ada dihidupku. Sehat-Sehat ya..berkah selalu hidupmu sampai tua nanti😊 *tak kasi kado doa ae soale kmu wes sultan✌

Rabu, 10 November 2021

10 Novemberku

2017..d tgl yg sama Allah berikan pengobat lara, titipannya yg berharga dalam rahimku..anak baik yg kini sudah tumbuh mjdi kakak yg baik jg penghibur maminya. Mas inoku sayang, 3th 4 bl umurmu kini..teruslah brtumbuh jadi orang baik, tak peduli kau keturunan siapa, ikutilah yg baik saja y nak. i Love U ❤

Senin, 18 Oktober 2021

Selasa Karma

Karma datang sebagai jawaban doa dia yg teraniaya
Janjinya dibangun dg dusta
Sumpahnya hanya serapah belaka
Tamat pada akhirnya

Minggu, 10 Oktober 2021

Hakikat Cinta

Katanya cinta itu buta dan tuli, tak melihat tak mendengar. Bukankah kita manusia punya agama utk dianut, begitu pula dg cinta yg ku sepakati dalam diri harus dg 'iman'. Ia harus dibangun dg keimanan tanpa cela. Dalam halalnya ijab qabul. Selain itu bukan cinta namanya.
Nafsu kerap kali merusak indahnya cinta, muncul sosok-sosok perusak yg jaman now kerap dijuluki 'pelakor' juga 'pebinor'. Mungkin mereka ini tak mengerti bahwa setiap hubungan yg dibangun dg merusak hubungan lain atau menyakiti orang lain itu tak akan pernah berhasil. Di mata dunia, pandangan masyarakat terhadap mereka.. hanya 'sampah' yg tak patut dikenal. Pun di akhirat nanti ku kira 'surga' enggan menyapa.
Lalu apa bahagianya??? Kenapa banyak pelakunya? Akupun masih tak menemukan jawabnya sampai tulisan ini ku rilis d laman blogku ini.
SETIA adalah keharusan dalam cinta yg halal, setia berkomitmen dg yg dicinta..dg segala daya upaya walau seringkali godaan datang menyapa. Jangan pernah menyembunyikan apapun karena ketidakjujuran hanya akan merusak cinta.
Ia yg setia akan mendapat penghormatan d dunia dan pahala sebagai bekal di akhir semesta.

Sabtu, 09 Oktober 2021

Perjalanan rasa

Dulu kala semua terasa indah
Tak terjamah duka
Hati nelangsa lara
Terkhianati dusta
Berselubung penuh nestapa
Sajaknya tak lagi milik sang pujangga
Cinta tak jua di dekapnya

Rabu, 29 September 2021

Rindu 'Tergantung'

Sosoknya selalu datang berkelebat tak tau aturan dalam pikiran. Tak dapat dibendung walau ditengah prahara. Rindu ini tergantung tanpa mau dibatasi. Rindu yg terus mengusik diri.

Ada cinta yg tumbuh dari hari ke hari di hati. Entah esok atau nanti, engkau akan tau semua ini. Tentang aku, anak-anak dan rindu ini.

Engkau sadar atau tidak, doa ini selalu membasahi hari-hari kami, berharap kau kembali. Bersama kami, hingga ajal nanti menyapa diri.

Senin, 27 September 2021

Cinta Sepihak

Sang pemimpi yg hidup di negri dongeng, terus berpikir bila sang pujaan hati kembali maka ia akan hidup bahagia hingga tua nanti. Tapi itu hanya dunia buaiannya saja, milik sang pemimpi.

Katanya cinta harus dibalas cinta, kepercayaan dibalas kepercayaan. Tapi itu hanya asa sang pemimpi.

Sang pemimpi terus berkorban, sedangkan yg lain asyik dg dunianya sendiri. Acuh tak peduli. Tak lagi saling memberi karena sang penghancur mimpi hanya ingin memenangkan ego diri.

Sang pemimpi sudah lelah berjuang sendiri, kini ia sudah ingin bersandar. Memasrahkan takdirnya pada Ilahi robbi.
Ia telah tersadar bahwa melepas adalah sebuah keharusan. Ikhlas dg selapang-lapangnya dada, ini bukan sebuah pilihan. Tapi keharusan yg memang sudah semestinya dijalani agar tak lagi hidup dalam kesakitan dan ketidakpastian. Semua harus diakhiri.

Nanti, jika si penghancur mimpi ingin kembali..semua tak akan pernah sama lagi. Tak ada lagi tempat untuknya di hati sang pemimpi.

Jumat, 24 September 2021

Rintik Usang

Hujan ini dulu begitu ku rindu
Hujan bulan September d masa lalu
Kini bukan lagi milikku

Ia tak lagi jadi penanda bahagia
Tak lagi jadi penghapus duka
Ia hanya bagian semesta

Kamis, 23 September 2021

Penghargaan Diri

Duhai diri terimakasih sudah tegar dan kuat,
Terimakasih masih bisa menopang diri walau penuh coba,
Terimakasih masih tetap memacu detak walau tersengal,
Terimakasih sudah sangat baik dg tidak lemah walau tak berdaya,
Terimakasih masih terus berusaha jdi pribadi penuh senyum walau penuh luka
Terimakasih hati masih punya ruang maaf walau penuh tikaman,
Terimakasih untuk segalanya hingga detik ini masih bertahan utk membahagiakn orangtua dan buah hati tercinta.

Mendung

Kelabu tak berwarna
Menyapu hiasan mata
Membelenggu duka
Menyapa nestapa

Sabtu, 18 September 2021

September tak 'ceria'

"September" katanya dijuluki bulan ceria. Bulan penuh cinta, katanya.
Pun begitu yg ku rasa, hadirnya buah hati sekaligus ujian. Neonatue jaundice, ya bayi keduaku trlahir dg gejala kuning. Hatiku hancur, membuatku kurus cepat dari tumpukan lemak saat hamil. Tiap hari menghitung jam utk selalu dapat menyusui si kecil 2 jam sekali, membangunkan si kecil yg lagi bobok cantik utk mau menerima ASI. Mencari cahaya mentari pagi utk menangkap sinarnya, menjemur si kecil dg harapan 'kuning' ini segera enyah.
Bismillah..usaha ini tak akan sia-sia..doa ini akan segera Allah ijabah karena aku yakin Ia akan mendengar jeritan hati seorang ibu. Cepat sembuh Nian-ku sayang. Kuatlah nak..mami menyayangimu.