Rabu, 29 September 2021

Rindu 'Tergantung'

Sosoknya selalu datang berkelebat tak tau aturan dalam pikiran. Tak dapat dibendung walau ditengah prahara. Rindu ini tergantung tanpa mau dibatasi. Rindu yg terus mengusik diri.

Ada cinta yg tumbuh dari hari ke hari di hati. Entah esok atau nanti, engkau akan tau semua ini. Tentang aku, anak-anak dan rindu ini.

Engkau sadar atau tidak, doa ini selalu membasahi hari-hari kami, berharap kau kembali. Bersama kami, hingga ajal nanti menyapa diri.

Senin, 27 September 2021

Cinta Sepihak

Sang pemimpi yg hidup di negri dongeng, terus berpikir bila sang pujaan hati kembali maka ia akan hidup bahagia hingga tua nanti. Tapi itu hanya dunia buaiannya saja, milik sang pemimpi.

Katanya cinta harus dibalas cinta, kepercayaan dibalas kepercayaan. Tapi itu hanya asa sang pemimpi.

Sang pemimpi terus berkorban, sedangkan yg lain asyik dg dunianya sendiri. Acuh tak peduli. Tak lagi saling memberi karena sang penghancur mimpi hanya ingin memenangkan ego diri.

Sang pemimpi sudah lelah berjuang sendiri, kini ia sudah ingin bersandar. Memasrahkan takdirnya pada Ilahi robbi.
Ia telah tersadar bahwa melepas adalah sebuah keharusan. Ikhlas dg selapang-lapangnya dada, ini bukan sebuah pilihan. Tapi keharusan yg memang sudah semestinya dijalani agar tak lagi hidup dalam kesakitan dan ketidakpastian. Semua harus diakhiri.

Nanti, jika si penghancur mimpi ingin kembali..semua tak akan pernah sama lagi. Tak ada lagi tempat untuknya di hati sang pemimpi.

Jumat, 24 September 2021

Rintik Usang

Hujan ini dulu begitu ku rindu
Hujan bulan September d masa lalu
Kini bukan lagi milikku

Ia tak lagi jadi penanda bahagia
Tak lagi jadi penghapus duka
Ia hanya bagian semesta

Kamis, 23 September 2021

Penghargaan Diri

Duhai diri terimakasih sudah tegar dan kuat,
Terimakasih masih bisa menopang diri walau penuh coba,
Terimakasih masih tetap memacu detak walau tersengal,
Terimakasih sudah sangat baik dg tidak lemah walau tak berdaya,
Terimakasih masih terus berusaha jdi pribadi penuh senyum walau penuh luka
Terimakasih hati masih punya ruang maaf walau penuh tikaman,
Terimakasih untuk segalanya hingga detik ini masih bertahan utk membahagiakn orangtua dan buah hati tercinta.

Mendung

Kelabu tak berwarna
Menyapu hiasan mata
Membelenggu duka
Menyapa nestapa

Sabtu, 18 September 2021

September tak 'ceria'

"September" katanya dijuluki bulan ceria. Bulan penuh cinta, katanya.
Pun begitu yg ku rasa, hadirnya buah hati sekaligus ujian. Neonatue jaundice, ya bayi keduaku trlahir dg gejala kuning. Hatiku hancur, membuatku kurus cepat dari tumpukan lemak saat hamil. Tiap hari menghitung jam utk selalu dapat menyusui si kecil 2 jam sekali, membangunkan si kecil yg lagi bobok cantik utk mau menerima ASI. Mencari cahaya mentari pagi utk menangkap sinarnya, menjemur si kecil dg harapan 'kuning' ini segera enyah.
Bismillah..usaha ini tak akan sia-sia..doa ini akan segera Allah ijabah karena aku yakin Ia akan mendengar jeritan hati seorang ibu. Cepat sembuh Nian-ku sayang. Kuatlah nak..mami menyayangimu.