Kerap
ada yang bertanya padaku..”kenapa kamu sayang sekali pada orangtuamu?” atau “sesayang
itukah kamu pada mereka?” dan pertanyaan-pertanyaan lain yang tak jauh beda
maknanya. Dulu aku acapkali menerangkan panjang lebar penuh
semangat..menceritakan setiap detail alasanku, dan itu membuat para
pendengarnya iri. Sekarang, aku hanya menjawabnya dengan senyum dan satu
jawaban singkat “tentu saja, karena mereka orangtuaku”, aku tak mau lagi membuat
iri siapapun meskipun bukan itu tujuanku.
Mengapa
ada anak-anak yang tak menyayangi kedua orangtuanya? Mengapa ada anak-anak yang
tak jujur pada orangtuanya? Mengapa mereka tak tahu orangtuanya adalah jembatan
surgaNya?..pertanyaan-pertanyaan itu membuatku gemas melihat tingkah polah muda
mudi jaman sekarang yang acuh pada orangtua tapi menyerahkan jiwa raga dan
kasih sayang yang dimiliki pada kekasihnya. Dunia..oh dunia..kau membuat
anak-anak menikmati kesenangan sesaat dan melupakan kehidupan kekal. Akhirat.
Tahukah
kalian para anak Adam? Jika dalam kalamullah dijelaskan bahwa Allah menciptakan
manusia dengan kasih sayang, menciptakan anak-anak untuk berbakti pada kedua
orangtuanya, bukan untuk menjadi orang yang sombong bukan pula orang yang
durhaka. Dan tahukah kalian apa yang akan kamu dapatkan nanti? Kesejahteraan, pada
hari lahirnya, wafatnya dan saat hari dibangkitkan seluruh manusia di muka bumi
(QS.Maryam).
Masih
tak tergodakah kau dengan begitu banyak kebaikan itu? Ah..aku..iya..aku..aku
sungguh tergoda hingga tak ingin ku lewatkan barang sedetikpun untuk
mengusahakan segala harapan baik kedua orangtuaku menjadi hal yang nyata.
Bahagiaku adalah ketika aku bisa menjadi alasan bagi senyum termanisnya, itu
sungguh melegakanku.
Tahukah
kalian para anak Adam? Orangtua adalah malaikat tanpa sayap bagi
putra-putrinya..mereka yang mengasihimu sejak kau masih dalam kandungan, masih
tak berbentuk, kabar akan lahirnya dirimu sudah sangat membahagiakannya. Lalu
adakah alasan bagimu tak menyayangi mereka? “TIDAK ADA”.
Tahukah
kalian para anak Adam? Nanti saat peradilan terakhirmu akan ada dua golongan,
Dia akan memisahkan kau sesuai amal perbuatanmu di bumi sejak kau hanya mampu
menangis dan menatap cahaya sampai ajal menjemputmu. Semua sudah tercatat rinci
tanpa luput salah dan lupa di kitab “Lauhl mahfuz”. Tak inginkah kau menjadi
golongan yang timbangan amal baiknya berat? Itu akan membawamu ke surga..tempat
terindah yang tak terjangkau impianmu walau seindah apa pun. Kau akan dibuat
tercengang olehNya. Dalam surat Arrahman pun sudah digambarkan bagaimana itu
yang dimaksud surga..biar ku jelaskan singkatnya ya.. ^_^
Tak
akan ada yang mampu menembusnya dari segala penjuru, baik langit maupun bumi,
kecuali dengan kekuatan dariNya. “Amal baik, baktimu pada orangtua, dan
kesyukuranmu atas segala nikmatNya”. Di dalamnya terdapat dua mata air yang
sungguh indah, terdapat aneka buah-buahan, ada pula bidadari-bidadari yang tak
pernah tersentuh oleh tangan manusia maupun jin, jika mau menggambarkan mereka
seolah-olah kau akan melihat keindahan permata yakut dan marjan, sungguh baik
dan jelita. Surga yang hijau penuh kesuburan. Membayangkannya saja membuatku
tak mampu menahan tetesan air mata, apalagi benar-benar bisa berada disana.
Masih tak ingin? Hehehe..
So,
sayangi ayah bunda ya mulai sekarang..yang sudah sayang ditingkatkan sayangnya
dengan dharma baktimu, jika masih setengah-setengah baca lagi deh tulisan ini
mulai awal sampai akhir. Selamat memperjuangkan surga ya ^^
