Puasa..apa sih tujuan puasa? Pasti kalian sering bertanya
tentang ini ya..hayoo ngaku deh..hehehe. Yuk,,mari belajar bersama :) Tujuan Rasulullah berpuasa adalah
bukti syukurnya kepada Allah sang pencipta alam semesta.
Lalu..kenapa kita harus melakukannya? Itu karena kita adalah
umatnya, maka dari itu sudah semestinya kita melakukan apa-apa yang dilakukan
rasulullah..biar derajat kita ditingkatkan. Begitu guys :) Eh ya,,Rasulullah pernah berkhotbah
begini “Bumi yang paling indah adalah dirimu”.
Nah..sekarang udah paham
donk yaa kalau kita tuh hidup di tempat terindah, jadi harus banyak-banyak
bersyukur yaa biar nikmatnya makin banyak..tabungan ke surga juga makin
banyak..deposito akhirat..hehehe, insyaAllah berkah.
Seberapa besar pahalanya? Hmm..untuk yang satu ini tak ada
seorangpun yang dapat mengira..hanya Allah yang tau, karena hadist-hadist yang
ada hanya meriwayatkan tentang keistimewaan puasa.
Selanjutnya kita akan kupas beberapa puasa sunnah..Yaitu puasa yang dilakukan Rasulullah selain puasa di bulan ramadhan,,check this out..^^
1) Puasa Asyura: keistimewaannya adalah dapat diampuni
dosa-dosa satu tahun yang akan datang. Pada tanggal 10 asyura nabi Yunus
dikeluarkan mulut ikan dan nabi Musa diselamatkan Allah dari pasukan fir’aun (sebutan raja mesir
jaman dahulu kala).
Eh ya guys..ternyata ngga cuma orang
muslim yang melakukan puasa pada bulan ini, orang Yahudi pun melakukannya tapi
pada tanggal 9-10 Asyura..namanya puasa Tasyu’a inilah pembeda antara Yahudi dan Islam.
2) Puasa Syawal: puasa ini boleh dilakukan sejak
tanggal 2 syawal, tapi tetap ingat ya guys kalau puasa ini hukumnya sunnah,
bukan wajib. Sebagaimana dikatakan Imam Malik bahwa jangan meniatkan puasa
syawal sebagai hal yang wajib karena hukumnya makruh.
Dalam hadist nabi Ayub diriwayatkan
bahwa Rasulullah mengatakan ‘barang siapa yang puasa ramadhan dan setelah hari
raya jika terbiasa akan dicatat sebagai orang yang berpuasa seumur hidupnya’.
Lebih utama bila berurutan selama 6 hari. Ada beberapa pendapat tentang puasa ini, salah satunya Imam Syafi’i..beliau
mengatakan puasa ini harusnya dilakukan 6 hari berturut-turut namun tak apa
mesti tak begitu. Menurut Imam Malik, yang penting puasa ini dilakukan 6 hari
pada bulan syawal tak ada perbedaan antara yang berurutan maupun tidak.
3) Puasa hari senin: pada hari ini diperingati sebagai
hari lahirnya Rasulullah dimana seluruh dunia menjadi terang benderang..hari
ini pula Rasulullah diutus menjadi rasul, Al qur’an dikaruniakan pada rasul.
Selain itu, pada hari ini amal perbuatan manusia diangkat ke langit.
4) Puasa hari kamisà pada hari ini amal perbuatan manusia
diangkat ke langit, agar pada hari itu manusia dalam keadaan suci.
5) Puasa Sya’banà Siti Aisyah putri Abu Bakar Ashidiq
meriwayatkan bahwa ‘Rasulullah pernah melakukan puasa terus menerus, paling
banyak pada bulan sya’ban daripada bulan lain dan yang paling sempurna pada
bulan ramadhan (asyarul siam)’
6) Puasa rajab: asyarul haram
7) Dan satu lagi...Rasulullah ingin agar
umatnya dapat berpuasa pada tanggal 13, 14, 15 dalam satu bulan, karena bulan
menjadi terang benderang pada tanggal ini guys..ngga percaya? Buktikan dee..^_^
Sekian dulu bagi-bagi
ilmunya..wassalam :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar