Rabu, 24 Juni 2015

Lailatul Qadar



Lailatul qadar adalah malam diturunkannya Al Qur’an..pedoman seluruh umat di muka bumi ^^
Pasti sering banget dengar kan yaa kalau malam lailatul qadar itu terjadi pada malam ke-27 ramadhan..malam seribu bulan..malam yang penuh kemuliaan sampai fajar tiba. Langit akan menjadi terang benderang..suasana akan menenangkan dan menyenangkan hati. Semua makhluk di dunia akan takdhim. MasyaAllah..Allah Maha Besar :)

Hap..hap..hap..
Setelah membaca beberapa referensi..saya tulis ini ^^

Hadist riwayat Ibnu Umar: ‘Sesungguhnya beberapa laki-laki dari sahabat rasulullah bermimpi bertemu lailatul qadr pada tanggal 27 ramadhan’. Eh ya guys, mimpi baik itu boleh lho diceritakan tapi kalau mimpi buruk ngga boleh yaa..takutnya menimbulkan hal-hal yang tidak baik. Hmm,,balik ke tema awal yak..Rasulullah menyangka bahwa mimpi itu akan menjadi kenyataan, karena orang akan berusaha mencarinya pada malam ke 27 ramadhan, yaitu bagi orang yang bersungguh-sungguh menginginkannya. Caranya? Ya perbanyak amalan baik..shalat tarawih, shalat witir, shalat tahajud, tadaruz Al qur’an, i’tikaf di masjid, berdzikir dengan memujiNya dengan asma’ul husna. :)

Hadist riwayat Mu’awiyah bin Abu Sofyan: ‘Lailatul qadar turun pada malam 27 ramadhan’..nah pada penasaran kan..darimana asal mula angka 27 itu?? Kenapa ko’ 27 ngga 17 gitu biar cantik..hehehe

Oke..oke..saya jelaskan.

Angka 27 itu berasal dari QS. Al Qadr..surat yang menerangkan tentang malam kemuliaan ini, dalam surat tsb ada 9 huruf hija’iyah dalam ‘lailatul qadr’ (3 lam, 1 ya’, 1 ta’, 1 alif, 1 qof, 1 dal, dan 1 ro’) dan 3 ayat yang menyebutkan ‘lailatul qadr’ (ayat 1-3), jadi..9x3=27  (qoul rojeh) :) Masih ngga percaya nih?? Coba deh hitung sendiri ^^ (saya mau nulis arabnya tapi ms.wordnya ngga mendukung. hihihi)

Sedangkan menurut kyai Nadzim, lailatul qadar turun pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir ramadhan..yaitu malam ke 21, 23, 25, 27 dan 29. Oleh karena itu, pada saat-saat tersebut banyak yang menganjurkan untuk lebih mendekatkan diri pada Allah, memperbanyak amalan baik dan beri’tikaf di masjid.

Ternyata nih guys kita bisa tau datangnya malam lailatul qadar ini..pada bertanya-tanya to darimana? Hal ini dilihat dari permulaan puasa,,Ko’ bisa?..sabar..sabar..saya jabarkan dibawah ini ^^

Dalam kitab Mutasidin juz 13, para ulama’ syufi (oleh kyai Nazdim) berpendapat bahwa:
1)      Apabila permula puasa pada hari akhad/ minggu atau rabu, maka turunnya lailatul qadar adalah pada malam ke 29 ramadhan
2)      Apabila permula puasa pada hari jum’at atau selasa, maka turunnya lailatul qadar adalah pada malam ke 27 ramadhan
3)      Apabila permula puasa pada hari kamis, maka turunnya lailatul qadar adalah pada malam ke 25 ramadhan
4)      Apabila permula puasa pada hari sabtu, maka turunnya lailatul qadar adalah pada malam ke 23 ramadhan
5)      Apabila permula puasa pada hari senin, maka turunnya lailatul qadar adalah pada malam ke 21 ramadhan

Dalam sebuah hadist Aisyah meriwayatkan beliau sedang bercakap dengan rasulullah..
“Ajarkanlah aku ya rasul, kapan datangnya lailatul qadar dan apa yang harus aku baca”

---Allaahumma innaka ‘afuwwuntukhibul’afwa fa’fu’annha---(Do’a lailatul qadar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar